menatap hari esok

menatap hari esok
senyuman sang fajar
menyeruak di keheningan pagi
seakan……
menghapus kisah suramku
bulir embunpun berjatuhan
dari kelopak mawar nan anggun
basahi jiwa-jiwa yang kering
mengalir lembut di relung hati
dan kini…..
akupun dapat tersenyum
kupetik makna di kisah lalu




Deksi RM 10:03 am on September 16, 2008 Permalink |
Waow…artikelnya bagus2 the! mksih yach…, dah liat2…
slam hangat!