foto117.jpg

Malam yang dulu tenang
Kini begitu mencekam
Hembusan si angin malam
tak lagi menyejukkan

Dari kejauhan….
Kudengar isak tangisnya
tangisan yang menyayat hati..
Tangisan gadis yang kulukai

Akupun terdiam…
air mata inipun ikut mengalir
Kesedihan yang hinggap didirinya
akibat kebodohanku..

Udara malampun tak lagi bersahabat
Tiap hembusanya…
Bak ribuan pedang kematian
Yang slalu siap membunuhku

Luka yg kugoreskan dihatinya
Selalu menghantuiku
Sesalkupun takkan pernah berakhir
Satu kata maafpun takkan pernah kudapatkan

Tetapi……..
Diriku slalu berharap..
Kata maaf….
Akan terlontar darinya…