sms teror yang belakangan merebak di kalangan masyarakat patut di pertanyakan.

ada beberapa hal yang bisa jadi pertanyaan oleh saya!!!

1:apakah ini berhubungan dengan teknologi??apakah kemungkinan ini bisa dikaitkan dengan seseorg yg menguasa teknologi.dan org ini menemukan perangkat yg bisa membuat radiasi lebih tinggi pd penrima telp yang dapat menimbulkan geger otak.dan akibat radiasi yg secara berlebihan ini mengakibat kan si penerima telp langsung meninggal dengan mengeluarkan darah dari telinga dan hidungnya.

mengapa pikiran seperti itu bisa timbul????hal ini didasarkan pd kemajuan teknologi yg sudah meningkat.  dan juga pada kasus yg saya dengar sendiri.

“dari seseorg yg saya temui,tepatnya di kanagarian Lasi(sebuah nama daerah di KAB. AGAM provinsi SUMATERA BARAT)dia menceritakan bahwa salah seorg dari penduduk di kampungnya yaitu seorg cewek yg kuliah di padang meninggal karna mengangat telp dari no tersbut dan mengalami gejala seperti yang saya sebutkan tadi.berita ini bisa di dapat karna saya kbetulan ada acara di kanagarian Lasi ini.dan saya memang menemukan ada satu rumah yg sedang dalam keadaan berduka karna kehilangan salah satu anggota keluarganya!!!hal ini masih belum bisa dibuktikan karena saya sendiri tidak sempat menanyakan kepada salah satu anggota keluarga tsb.tetapi berita ini sudah jadi buah bibir di kampung tersebut.temuan lainya seperti crt dari seorang teman dari riau yang menerima telp dari no tsb.dan memang di dapati saat menerima no tersbt berwarna merah.berita inio saya sampaikan bukan untuk provokasi di kalangan masyarakat.karna hidup dan mati manusia adalah kekuasaan ALLAH dan tak satupun manusia yg bisa menebaknya!!!!

2.baaimana jadinya bila si penerima menggunakan hp dg layar monochrome????

3.apakah ini memang terkait dengan isu kenaikan BBM

4.mengapa yang kena hanya pelanggan TELKOMSEL??apakah ini berkaitan dengan persaingan bisnis operator seluler??

5.bisa di percaya sebagai santet atau tidak???hal ini di dasarkan pada jawaban MUI atas berita terkait.

Secara terpisah, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mar’uf Amin mengatakan penyebaran isu santet melalui SMS harus dilaporkan ke polisi. Isu tersebut disebarkan orang yang tidak bertanggungjawab untuk membuat resah masyarakat.

Orang yang menyebarkan teror SMS, kata Amin, bertujuan untuk menyesatkan masyarakat. ”Masyarakat yang menerima teror SMS itu jangan percaya. Serahkan semuanya kepada Allah,” ujar Amin.

Sedangkan Sekretaris MUI DKI, Chalil Nafis, mengatakan tidak mustahil santet dikirimkan melalui SMS. ”Dalam Alquran dijelaskan, santet adalah sihir dengan mengirimkan setan melalui angin. SMS itu dikirimkan melalui sinyal. Ini sebenarnya bagian dari angin. Jadi, bisa saja setan dikirimkan melalui SMS,” katanya.

Chalil menuturkan, sihir yang dikirimkan melalui SMS akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui mata. ”Orang yang dalam keadaan pikiran kosong atau mengambang akan mudah dimasuki sihir,” katanya.

Untuk menangkalnya, kata Chalil, orang harus selalu ingat kepada Tuhan dan selalu dalam keadaan sadar. ”Agar orang selalu sadar dan ingat kepada Tuhan, maka perbanyaklah zikir dan membaca ayat Alquran,” katanya. Dengan berzikir dan membaca Alquran, badan terbentengi dari sihir. ”Semakin lama kita membiarkan pikiran kita kosong, maka akan semakin mudah dimasuki setan,” tegasnya.

Chalil juga mengimbau agar jangan berobat ke dukun jika terkena sihir. ”Kebanyakan dukun akan menggunakan jin atau setan juga untuk mengusir jin atau setan yang merasuki seseorang,” tambahnya.

silakann beri jawaban dan argument anda!!!!di tunggu!!!

mungkin ada diantara pembaca yang tau n bisa berbagi crita!!!!sebelumnya saya tekankan bahwa ini semua bukan untuk provokasi!!!!