SPANYOL AKHIRNYA JUARA

Foto

Spanyol 1 (Fernando Torres 33)

Jerman 0

Babak I: 1-0

Jumlah penonton: 51.428

Wasit: Roberto Rosetti (Italia)

Susunan tim

Spanyol: 1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 5-Carles Puyol, 4-Carlos Marchena, 11-Joan Capdevila; 19-Marcos Senna; 6-Andres Iniesta, 8-Xavi, 10-Cesc Fabregas (14-Xabi Alonso 63), 21-David Silva (12-Santi Cazorla 66); 9-Fernando Torres (17-Daniel Guiza 7 8)

Jerman: 1-Jens Lehmann; 3-Arne Friedrich, 17-Per Mertesacker, 21-Christoph Metzelder, 16-Philipp Lahm (2-Marcell Jansen 46); 7-Bastian Schweinsteiger, 8-Torsten Frings, 13-Michael Ballack, 15-Thomas Hitzlsperger (22-Kevin Kuranyi 58), 20-Lukas Podolski; 11-Miroslav Klose (9-Mario Gomez 79).

Torres Bawa Spanyol Juara Euro 2008

Wina (ANTARA News) – Striker Fernando Torres membawa Spanyol juara Euro 2008 menggungguli 1-0 Jerman pada babak final Euro 2008 di Stadion Ernst Happel, Wina, Minggu (Senin dinihari WIB), melalui golnya pada menit ke-33.

Kedua kesebelasan mengawali laga partai puncak tersebut dengan bermain hati-hati namun Jerman lebih banyak menguasai bola pada 12 menit awal.

Lini belakang Spanyol tampak beberapa kali kehilangan konsentrasi pada menit-menit awal dan dimanfaatkan Jerman untuk menekan mereka.

Tendangan ke arah gawang pertama terjadi pada menit kedelapan ketika gelandang Jerman Thomas Hitzlsperger melepas tendangan dari luar kotak penalti namun lemah sehingga bola dengan mudah ditangkap kiper Spanyol Iker Casillas.

Namun kemudian perlahan skuad Spanyol yang dilatih Luis Aragones itu menemukan ritme permainan mereka dan mulai mengancam gawang Jerman.

Peluang emas pertama didapat Spanyol pada menit ke-13 ketika bola tendangan Xavi di dalam kotak penalti memantul kaki bek Jerman Christoph Metzelder dan mengarah ke gawang namun dengan gerak reflek yang hebat kiper Jens Lehmann berhasil menepis bola.

Kemudian pada menit ke-22 bola sundulan kepala Torres, menyambut umpan silang bek kanan Sergio Ramos masih menghantam tiang kanan gawang Lehmann.

Namun Torres tidak mengulangi kesalahan pada menit ke-33 ketika ia berlari lebih cepat dari Philipp Lahm untuk menyambut umpan terobosan Xavi dan menyongkel bola menembus gawang melewati Lehmann yang maju menghadang.

Spanyol akhirnya merengkuh gelar Juara Piala Eropa 2008 setelah mengalahkan Jerman 1-0 di final. Adalah Fernando Torres yang mengobati dahaga gelar 44 tahun Spanyol. Torres mencetak gol tunggal kemenangan Spanyol di Stadion Ernst Happel, Senin (30/6/200 8) dinihari WIB ini. Sebiji golnya di menit ke-23 menentukan segalanya. La Furia Roja menjadi raja baru Eropa.Sepanjang turnamen, nama Torres sedikit tenggelam. Tajamnya performa David Villa, duet Torres di lima pertandingan sebelum final, membuat Torres sedikit terpinggirkan dari lampu sorot publik. Tapi Torres mencuat kembali pada saat yang tepat. Turun sebagai penyerang tunggal dalam formasi 4-5-1 yang digelar pelatih Luis Aragones, penyerang berjuluk El Nino itu mengemban tugasnya dengan sempurna dan menghadirkan kemenangan.

Gol penentu dari Torres menunjukkan kelebihannya sebagai salah satu striker tertajam Eropa. Berada dalam posisi dikawal Philipp Lahm dan dihadang Jens Lehmann dari depan, pemuda berusia 23 tahun itu sukses menceploskan bola ke gawang Jerman. Torres bagai meneruskan performa ciamiknya di Liga Inggris bersama Liverpool. Tampil sebagai debutan, Torres menorehkan 33 gol dari total 46 penampilannya membela The Reds.


Perbedaannya, bila performa apik Torres di Liverpool gagal berujung dengan hadirnya gelar, maka tidak demikian dengan kiprahnya di timnas Spanyol. Trofi Henry Delaunay berhak diangkat oleh skuad El Matador berkat jasa Torres.Dua gol yang ditorehkan Torres di Euro 2008 ini sekaligus menghapus kenangan tidak menyenangkannya di Euro sebelumnya. Di Portugal 2004, Torres yang melakoni debutnya di ajang Piala Eropa gagal mencetak satu gol pun dan Spanyol langsung tersisih di fase grup.

Kini, semua itu terbayar sudah. Penampilan tajam Torres di partai final Euro 2008 membawa Spanyol menjadi yang terbaik di tanah Eropa setelah kali terakhir mereka melakukannya pada 1964. Selamat, Torres dan Spanyol!