INTERNET

Yahoo Luncurkan Layanan Web Analytics Gratis

Yahoo Web AnalyticsYahoo pada hari Rabu kemarin mengumumkan selesainya proses rebranding dan modifikasi dari IndexTools yang diperkenalkan kembali sebagai Yahoo Web Analytics. Sebelumnya berupa produk yang ditargetkan untuk pelanggan kelas korporat, Yahoo Web Analytics akan dijadikan produk analytics untuk konsumen maupun bisnis kecil. Layanan ini akan digelar secara bertahap mulai sekarang hingga tahun depan.

Yahoo mengakuisisi IndexTools bulan April lalu dan dengan segera membuatnya menjadi layanan gratis. Keunggulan terbesarnya dibandingkan dengan Google Analytics adalah penyajian datanya yang diperbaharui secara real time (dalam hitungan menit) sehingga pemilik situs mampu memantau trafik situs mereka dengan akurat. Sebagai perbandingan, Google Analytics diperbaharui selama 24 jam sekali.

Kedua layanan gratis ini memberikan fitur chart dan grafik yang mudah dibaca untuk pelaporan data dan layanan yang terintegrasi kuat dengan layanan masing-masing perusahaan lainnya. Sebagai contoh, pengguna yang sudah memiliki akun Gmail sebelumnya dapat menggunakan akun yang sama untuk mengakses Google Analytics. Saya harap Google juga akan mengikuti jejak Yahoo dan menambahkan fitur update real time kepada layanannya.

Apabila tertarik mencoba layanan ini Anda masih harus bersabar sebentar lagi. Menurut sebuah artikel di blog Yahoo bahwa versi baru dari Web Analytics sudah tersedia untuk para pengiklan dan pengembang pihak ke-tiga, sebentar lagi para pengguna Yahoo Small Business juga akan diundang untuk mencoba layanan ini sebelum akhirnya diluncurkan ke publik. (via CNet)

Selain menggunakan merk baru, beberapa perubahan IndexTools mencakup situs baru dan beberapa perubahan pada layanan itu sendiri. Pondasi layanan tersebut juga telah diperbaharui untuk mencapai skalabilitas dan kompatibilitas dengan infrastruktur Yahoo, mendukung:

  1. Yahoo! Store
  2. Yahoo Developers (Y!OS)
  3. Yahoo! Head Advertisers (Microsites)

Screenshot Yahoo Web Analytics

Youtube Kini Mendukung Tampilan Teater

Setelah beberapa hari sebelumnya mengumumkan sistem upload terbaru dan kapasitas upload yang ditingkatkan sampai 1GB, Youtube menambahkan dua fitur baru yang membuat pengalaman menonton video semakin menarik, yaitu Theatre view dan Lights off.

Theatre View

Theatre view akan membuat suasana menonton video seperti di gedung teater. Mengklik ikon bergambar jendela teater akan mengubah tampilan YouTube menjadi tampilan teater dengan sedikit animasi, dimulai dengan latar belakang menjadi gelap, lalu bagian sidebar sebelah kanan akan turun diikuti dengan munculnya latar belakang bergambar tirai warna merah dibarengi dengan video yang melebar ke tengah halaman. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini:


Tampilan video biasa


Tampilan teater pada video

Lights Off

Untuk melengkapi fitur Theater view, disediakan pula fitur Lights off yang dapat membuat tampilan di luar kanvas video menjadi gelap. Fitur tersebut akan diaktifkan secara otomatis saat ikon Theater view diklik. Untuk mematikan fitur ini pengguna hanya perlu mengklik ikon bergambar lampu bohlam.


Lights on

Kedua fitur tersebut hanya muncul pada video berdurasi panjang (lebih dari 20 menit). Masih belum jelas bagaimana video berdurasi lebih dari 10 menit bisa muncul di Youtube (saya juga pernah menemukan video berdurasi lebih dari 1 jam). Tapi jumlah video tersebut hanya ada 340 dan kebanyakan tersebut berasal dari seri Authors@Google, Standford University, Carnegie Mellon University and Vancouver Film School.

Anda dapat membatasi hasil pencarian video hanya yang berdurasi panjang saja. Caranya dengan menambahkan “&longform=1” di bagian belakang URL hasil pencarian. Contohnya saya memasukkan kata kunci Steve Jobs pada kotak pencarian dan menekan enter/ klik search. Maka di address bar akan muncul URL sebagai berikut:

http://www.youtube.com/results?search_query=steve+jobs&search_type=&aq=f

Ganti bagian belakang URL tersebut (“&aq=f“) dengan “&longform=1” . Sehingga menjadi:

http://www.youtube.com/results?search_query=steve+jobs&search_type=&longform=1

Via GoogleSystem

Zoho Mail Datang dengan Google Gears, Mendahului Gmail

Zoho Mail, aplikasi webmail dari penyedia aplikasi berbasis web Zoho telah diluncurkan — dan berita besar dalam pengumuman ini bukan hanya keluarnya Zoho Mail dari tahap private beta, melainkan dukungannya terhadap pemakaian offline, sebuah fitur yang menggunakan teknologi Gears yang diciptakan Google. Sepanjang pengetahuan saya, Zoho Mail adalah aplikasi webmail pertama yang mendukung penggunaan offline, bahkan mengeluarkan fitur ini lebih cepat dari Gmail, produk milik pencipta Gears sendiri.

Apabila Anda sudah mempunyai akun di Zoho, cukup kunjungi http://mail.zoho.com di mana akun Email Anda sudah menunggu. Semua pengguna Zoho akan diberikan alamat email @zoho.com. Zoho Mail juga dapat dikonfigurasi untuk mengirim dan menerima email dari akun email lain menggunakan POP, dukungan IMAP akan ditambahkan sebentar lagi.

Penggunaan Offline

Fitur paling revolusioner yang ditawarkan Zoho Mail adalah penggunaan offline. Apabila Anda sudah menginstal Gears (untuk saat ini hanya mendukung IE dan Firefox), Anda dapat mengkonfigurasi Zoho untuk mengunduh email-email Anda untuk dipakai tanpa menggunakan koneksi internet. Untuk mulai menggunakan fitur ini cukup klik “Setup Offline” di bagian atas halaman dan setelah melengkapi halaman konfigurasi, Zoho Mail akan secara otomatis menggunakan mode offline/online sesuai konektivitas Anda.

Saat offline Anda juga dapat mengirimkan email seperti biasa, saat Anda kembali online email-email yang ada dalam Outbox akan langsung dikirimkan

Fitur Zoho Mail

Jumlah fitur yang ditawarkan Zoho cukup lengkap, mengkombinasikan beberapa fitur yang kita lihat dari berbagai aplikasi mail yang ada. Zoho Mail memberikan opsi untuk mengorganisasi email Anda ke dalam folder seperti tradisional ataupun menggunakan label seperti yang ditawarkan Gmail. Untuk menampilkan email, Zoho Mail juga mendukung baik tampilan email tradisional (Yahoo Mail, Outlook) ataupun tampilan yang menyusun email ke dalam bentuk percakapan (Gmail).

Zoho juga sudah mengintegrasikan Zoho Chat dan memiliki tampilan mobile yang dioptimisasi untuk iPhone.

Zoho Chat

Gmail tiga bulan lalu sudah menambahkan dukungan offline untuk Calendar dan sebagai seorang penggemar Gmail, saya juga berharap Gmail akan segera menambahkan dukungan ini.

Hati-hati Terhadap YouTube Palsu Penyebar Malware

Pengguna Internet yang sudah mahir tau bahwa mengunduh program komputer yang mencurigakan adalah hal paling berbahaya yang dapat dilakukan secara online, beresiko besar mengakibatkan ditanamkannya virus atau bom waktu lainnya dari seorang cracker. Namun pengguna internet yang mahir sekalipun terkadang masih tertipu oleh para kriminal yang menciptakan halaman YouTube palsu – sebuah replika yang identik dengan situs aslinya untuk menyisipkan malware di dalam sebuah unduhan yang tampaknya datang dari sumber terpercaya.

Screenshot YTFakeCreatorSebuah program bernama YTFakeCreator yang dapat dengan mudah membuat halaman YouTube palsu tersebut sudah tersedia online (link sengaja tidak saya berikan). Pengguna yang menerima email yang membawanya ke halaman palsu tersebut akan melihat pesan eror yang mengklaim bahwa video yang ingin mereka lihat tidak dapat diputar tanpa terlebih dahulu menginstal perangkat lunak baru. Pesan eror tersebut juga menampilkan sebuah link yang mengirimkan virus.

Lebih parah lagi: setelah komputer terinfeksi, sangat mudah bagi para cracker untuk mengarahkan korban kepada halaman YouTube asli untuk melihat video yang ingin mereka lihat — dan menyembunyikan kejahatannya.

Taktik itu sendiri bukanlah hal baru — dan termasuk dalam kategori phishing yang sudah sering diterima banyak orang. Para kriminal online selalu berusaha untuk membuat tiruan situs-situs terkenal untuk memperdayai pengunjung.

Jamz Yaneza dari Trend Micro mengatakan bahwa “taktik ini sangat akurat, dan sangat menakutkan. Apabila saya menonton video YouTube sepanjang hari saya juga kemungkinan besar akan mengunjungi situs ini.” (via physorg)

Bedanya dengan phishing biasa, apabila biasanya kita menerima link yang membawa kita ke situs-situs finansial (PayPal, KlikBCA) — kali ini mereka membawa kita ke salah satu situs hiburan terpopuler dunia. Terlebih lagi, YouTube menggunakan teknologi Flash, sehingga tidak mustahil bila YouTube meminta pengunjung untuk menginstal sesuatu yang lebih baru — ditambah lagi YouTube belakangan ini juga sangat gencar dalam meluncurkan fiturfitur baru.

Ini menunjukkan bahwa kriminal semakin mahir dalam menciptakan situs gadungan dan menggunakan social engineering yang memanfaatkan psikologi manusia untuk menipu pengguna.

Extension Locationbar2 untuk FirefoxUntungnya, para pengguna yang selalu waspada masih dapat melihat tanda-tanda halaman YouTube palsu. Untuk situs palsu, browser Anda tidak akan menunjukan alamat YouTube yang asli. Dan bahkan untuk sampai pada halaman tersebut, Anda harus terlebih dahulu mengikuti sebuah link yang dikirimkan kepada Anda, yang seharusnya sudah langsung Anda curigai. Apabila Anda menggunakan Firefox, extension Locationbar2 juga dapat membantu Anda mengenali situs YouTube gadungan.


SOFTWARE

Windows 7 Perbaiki UAC

User Account Control (UAC) merupakan salah satu fitur paling kontroversial di Vista, dan demi keberhasilan OS barunya Windows 7, Microsoft ternyata bersedia berkompromi dengan pengguna. Ben Fathi di blog Engineering Windows 7 mengatakan bahwa mereka “telah mendengar dengan jelas dan keras keluhan pengguna. Anda merasa peringatan-peringatan UAC terlalu sering, mengganggu dan membingungkan. Kami tetap ingin memberikan Anda kendali terhadap modifikasi di sistem Anda, tetapi kami juga ingin memberikan Anda pengalaman pemakaian yang lebih baik.”

UAC yang diperkenalkan di Windows Vista secara default memberikan hak akses pengguna biasa dan bukan lagi administrator seperti pada XP. Microsoft berpendapat perubahan ini akan mencegah pengguna memodifikasi konfigurasi sistem atau mematikan aplikasi anti virus secara tidak sengaja dan lain-lain. Saat UAC aktif, pengguna menerima banyak notifikasi yang tidak jelas saat Vista merasa pengguna melakukan hal-hal yang berbahaya.

Apabila Anda pengguna Linux, tentunya penjelasan di atas sudah tidak asing lagi bagi Anda. Banyak distro Linux populer (contohnya Ubuntu) tidak mengijinkan pengguna untuk login menggunakan akun root (administrator) dalam konfigurasi bawaan, dan apabila ingin menggunakan beberapa aplikasi yang membutuhkan hak akses lebih, Linux akan meminta Anda untuk terlebih dahulu mengetikkan sandi untuk mendapatkan hak otorisasi yang lebih. Jadi mengapa UAC begitu kontroversial saat diperkenalkan di Vista?

Ada beberapa alasan:

  1. Sebagian besar pengguna Windows tidak memiliki pengetahuan teknis yang cukup untuk memahami penjelasan di atas serta keuntungan berupa tingkat keamanan yang lebih dengan diperkenalkannya UAC
  2. Sebagian besar aplikasi Windows tidak didesain dengan baik, menurut Fathi saat Vista pertama kali diluncurkan 775.312 aplikasi unik mengaktifkan UAC karena “sebagian besar ekosistem perangkat lunak meminta otorisasi admin yang sebenarnya tidak dibutuhkan.” Angka ini kini telah turun menjadi 168.149 karena pengembang aplikasi telah mengikuti desain Vista

Grafik jumlah aplikasi Windows yang membutuhkan otorisasi admin

Jadi, kontroversi ini sebenarnya ini bukan sepenuhnya disebabkan oleh pilihan desain yang buruk oleh Microsoft, melainkan cara implementasinya yang terlalu tiba-tiba sebelum ekosistem aplikasi Windows sepenuhnya siap untuk memenuhi persyaratan ini.

Microsoft juga menekankan bahwa mereka tetap percaya pilihan mereka mengemas UAC ke dalam Windows adalah benar, mengatakan bahwa “keuntungan yang diantarkan UAC kepada Windows dan ekosistemmnya sangat jelas, kami akan terus melanjutkan usaha ini.” Untuk memperbaharui UAC di Windows 7, Microsoft akan mempelajari data dan masukan yang diterima, mengatakan bahwa mereka akan mencapai hal ini melalui dua pendekatan utama:

  1. Memperluas kendali pengguna atas notifikasi UAC, memberikan opsi untuk menampilkan beberapa jenis notifikasi saja
  2. Memberikan informasi yang lebih detil dan relevan kepada pengguna agar dapat mengerti dan mengambil keputusan yang lebih tepat

Via ZDNet.

Opera 9.6: Semakin Cepat dan Kaya Fitur

Salah satu browser alternatif populer Opera telah mengeluarkan versi 9.6 yang mengantarkan kinerja lebih tinggi, beberapa fitur baru dan perbaikan sejumlah bug. Berbekal berbagai fitur menarik dari versi sebelumnya yang membuat beberapa pihak berpendapat kalau Opera masih layak bersaing dalam browser wars 2.0, versi mutakhir ini mengemas kemampuan lebih, memberikan fitur-fitur yang hanya didukung oleh aplikasi pihak ketiga pada kebanyakan browser lain.

Sinkronisasi Lebih Baik

Opera Link, fitur yang mensinkronisasikan konfigurasi Opera pada beberapa komputer sekaligus (mirip dengan Mozilla Weave, tetapi sudah dikemas ke dalam Opera) telah dikembangkan lebih lanjut untuk mendukung custom search engine dan semua riwayat web yang pernah Anda ketik selain Speed Dial, Bookmark dan lain-lain yang telah didukung sebelumnya.

Feed Previews

Fitur feed preview baru memungkinkan Anda untuk melihat konten RSS sebuah situs sebelum memutuskan untuk berlangganan pada RSS reader di dalam Opera Anda. Berbeda dengan kebanyakan browser lain yang menampilkan Feed dalam bentuk list, Opera menampilkan RSS dalam tampilan yang mirip majalah sehingga dapat dibaca dengan lebih mudah. Fitur ini sangat berguna, dan apabila Anda menyukai tampilan ini, Anda juga dapat mem-bookmark halaman RSS ini untuk membaca situs favorit Anda dalam tampilan majalah.

Low-Bandwidth Email

Aplikasi email yang dikemas ke dalam Opera juga mendapatkan beberapa fitur baru. Yang pertama adalah mode low-bandwidth yang mengurangi penggunaan bandwidth untuk kinerja email yang optimal. Dalam mode low-bandwidth, Opera 9.6 tidak mengunduh attachment secara otomatis pada akun IMAP sedangkan bagi pengguna POP, hanya 100 baris pertama dari pesan yang muncul, kecuali Anda mengklik pada pesan tersebut. Penggunaan bandwidth yang lebih kecil untuk email berarti pengguna akan menikmati kecepatan browsing yang lebih besar.

Dua fitur baru lainnya dalam Opera Mail adalah opsi “Follow Threads” dan “Ignore Threads.” Apabila Anda ingin mengikuti diskusi penting melalui email, memilih opsi “Follow Thread” akan memindahkan semua email yang terkait ke tampilan “Followed Threads” dalam Opera Mail. Sebaliknya apabila Anda tidak tertarik mengikuti diskusi email tertentu, menggunakan opsi “Ignore Thread” tidak akan menempatkan email-email masa depan ke dalam Inbox.

Lain-lain

Opera terbaru ini masih memiliki kestabilan kinerja yang luar biasa seperti Speed Dial, mouse gestures, note-taking, dukungan BitTorrent dan bahkan pengendalian browsing dengan suara. Selain itu, versi terbaru ini juga mengemas peningkatan kecepatan yang signifikan dan perbaikan sejumlah bug.

Screenshot Opera Speed Dial

Artikel ini disadur dari Lifehacker dan DownloadSquad.

Untuk mengunjungi situs Opera, silakan klik di sini.

Update: lihat juga pengumuman resmi Opera atas dirilisnya versi terbaru ini (tips LouCypher)

HARDWARE

The Spotlight Turns to Notebooks, Apple Siapkan Laptop $800

Sesuai gosip yang telah beredar sebelumnya, Apple telah mengirimkan berbagai undangan pada perusahaan media untuk menghadiri sebuah acara di markas besar Apple di Cupertino pada tanggal 14 Oktober. Undangan ini berjudul “The spotlight turns to notebooks” dan memperlihatkan sebuah foto notebook belum pernah terlihat sebelumnya, jadi satu hal yang pasti adalah Apple akan mengeluarkan produk laptop baru, minimal upgrade MacBook dan MacBook Pro dan tampaknya kita juga akan melihat satu produk baru lagi yang berharga di bawah $1000.
Undangan acara Apple

Brick

Diduga laptop-laptop baru yang akan dikeluarkan Apple diproduksi dengan teknologi baru bernama “Brick” — sebuah proses manufaktur baru yang revolusioner, dikatakan sebagai salah satu inovasi Apple yang terbesar dalam satu dekade terakhir. Brick mengukur casing laptop lengkap dari satu blok aluminum utuh (sekelas pesawat terbang) untuk menghasilkan desain yang sama sekali berbeda dengan harga yang lebih murah.

Inovasi baru ini disebut-sebut sebagai sesuatu yang “tidak akan dapat disaingi kompetitor lainnya selama beberapa waktu.” Casing laptop hari ini harus menggabungkan beberapa lempengan logam menjadi satu dengan baut atau mekanisme lainnya, tidak demikian dengan proses manufaktur Brick. Lihatlah foto di bawah ini yang memperlihatkan casing yang digosipkan merupakan kulit luar dari MacBook Pro. Apple lagi-lagi akan membawa definisi aestetika dalam industri komputer ke tingkat baru.
Foto Brick
Foto diambil dari Inquisitr

Laptop $800

Salah satu alasan utama mengapa PC berbasis Windows masih dominan dibandingkan Mac adalah harganya yang tinggi, terutama apabila dibandingkan dengan PC berharga murah yang ditawarkan berbagai vendor. Beberapa analis juga sebelumnya mengatakan bahwa penjualan Apple terancam turun, tergerus oleh mendadak populernya produk netbook, terlebih lagi keadaan ekonomi dunia yang memburuk akan menyebabkan konsumen berpikir dua kali sebelum membeli produk mahal (harga MacBook dimulai dari $1099).

Ancaman ini tampaknya tidak didiamkan begitu saja oleh Apple yang ternyata sudah menyiapkan sebuah laptop (lebih) murah. Menurut sumber Inquisitr yang terpercaya, toko retil Apple telah menerima daftar harga yang mencantumkan 12 harga jual yang berbeda, berkisar antara $800 hingga $3100. Daftar harga notebook Apple sebelumnya hanya memiliki 8 harga yang berbeda, 3 untuk MacBook yang dimulai dari $1099, 3 untuk MacBook Pro dan 3 untuk MacBook Air.

Apabila benar Apple akan memperkenalkan sebuah laptop (dan bukan produk lain seperti tablet PC) berharga $800, debutnya produk baru dalam lini produk MacBook ini akan menjadi satu lagi hal yang perlu dipusingkan Microsoft yang pangsa pasarnya di segmen PC mewah tergerus Apple, sedangkan Linux juga melakukan hal yang sama, dari arah yang berlawanan (netbook dan UMPC).

Bagaimana dengan Anda? Akankah Anda tertarik membeli MacBook seharga $800?

Teknologi Mengubah Bohlam Lampu Menjadi Wi-Fi Dikembangkan

Boston University (BU) mengumumkan dimulainya sebuah program yang disponsori National Science Foundation untuk mengembangkan teknologi komunikasi nirkabel yang berbasiskan cahaya, bukan gelombang radio (RF) yang biasa digunakan oleh sinyal Wi-Fi. Ilmuwan berharap teknologi ini kelak dapat digunakan untuk menumpangkan komunikasi data pada light emitting diodes (LED) hemat daya untuk menciptakan “Smart Lighting” yang lebih cepat dan aman daripada teknologi jaringan yang ada saat ini.

Tujuan akhir dari riset ini adalah untuk mengembangkan teknologi komunikasi yang dapat membuat LED setara dengan akses poin Wi-Fi secara fungsional.

“Bayangkan jika komputer, iPhone, TV, radio dan thermostat dapat berkomunikasi dengan Anda saat memasuki ruangan hanya dengan menekan tombol lampu pada dinding tanpa menggunakan seperangkat kabel,” kata Profesor BU Engineering Thomas Little. “Ini dapat dilakukan dengan jaringan komunikasi berbasis LED yang juga sekaligus menyediakan cahaya — semua ini dengan penggunaan daya yang rendah, dapat diandalkan, dan bebas gangguan gelombang elektromagnetik.
Jaringan komputer melalui lampu

Pada akhirnya, system ini diharapkan dapat menggantikan system pencahayaan yang ada saat ini, seperti mengganti bohlam lampu dengan LED.”

Ilmuwan Boston University akan berkonsentrasi pada pengembangan aplikasi jaringan komputer, khususnya teknologi optik solid state yang kelak akan menjadi tulang punggung jaringan ini.

“Ini adalah kesempatan unik untuk menciptakan teknologi penting yang tidak hanya memungkinkan efisiensi daya dalam pencahayaan namun juga menciptakan teknologi nirkabel yang aman,” tambah Little. “Sembari kita mengalihkan sistem pencahayaan tradisional menjadi LED dalam beberapa tahun mendatang, kita juga dapat secara simultan membangun infrastruktur komunikasi yang lebih cepat dan aman dengan biaya terjangkau bersamaan dengan aplikasi yang baru dan tak terpikirkan sebelumnya.”

Dengan semakin populernya sistem pencahayaan dengan LED, jaringan komunikasi berbasis cahaya besar yang luar biasa besar akan dapat diciptakan. Sebuah alat nirkabel yang berada dalam jangkauan LED dapat mengirimkan dan menerima data melalui cahaya, pada awalnya dengan kecepatan 1 hingga 10 megabit per detik — didukung oleh setiap LED yang berfungsi sebagai akses poin jaringan. Jaringan seperti itu akan menawarkan potensi penggunaan badwith yang jauh labih besar dari teknologi RF yang ada saat ini.

Terlebih lagi, karena cahaya tidak menembus permukaan seperti dinding, teknologi ini juga memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi karena komunikasi data tidak dapat disadap dari luar. Di sisi negatifnya, sifat cahaya ini akan menyulitkan akses jaringan dari ruangan yang berbeda, hal ini berarti juga koneksi jaringan hanya didapatkan saat lampu dinyalakan. Terlebih lagi cahaya LED membutuhkan jauh lebih sedikit daya dibandingkan teknologi RF sehingga akan lebih hemat biaya dalam jangka panjang.

Klik di sini untuk sumber artikel.

Asus Siapkan Eee PC dengan Layar Sentuh

Logo AsusTidak diragukan lagi kalau Eee PC telah menjadi salah satu lini produk unggulan Asus, membuka segmen netbook baru dan mendongkrak keuntungan perusahaan. Oleh karena itu dapat dimengerti bahwa perusahaan asal Taiwan ini berniat untuk memperluas lini produk Eee PC tahun depan dengan memperkenalkan beberapa model baru yang berbeda dari yang lain, terutama karena segmen netbook sudah mulai padat oleh berbagai kompetitor. Menurut Samson Hu, GM bisnis Eee PC di Asus model-model baru ini bertujuan untuk semakin mendongkrak pertumbuhan pendapatan Asus.

Detil pasti model Eee PC yang akan diperkenalkan masih belum banyak, akan tetapi Asus berencana meluncurkan sebuah model dengan layar sentuh di kuartal pertama 2009. Walaupun tidak membocorkan informasi teknis dari Eee PC berlayar sentuh ini, Hu mengatakan bahwa Asus berencana untuk memamerkan produk ini di CES 2009 yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 sampai 11 Januari 2009 di Las Vegas.

Selain itu, Asus juga berencana merilis Eee PC yang diperkuat oleh Intel Atom dual core beberapa saat setelah Intel mulai menjual produk tersebut. Jadwal rilis produk ini belum ditetapkan tetapi sudah pasti akan memberikan kinerja yang lebih baik dibandingkan sebagian besar netbook lainnya di pasaran.

Yang terakhir, Jerry Shen CEO Asus juga mengatakan bahwa Asus tengah mengembangkan sebuah model Eee PC baru yang akan mengantarkan netbook lebih dekat lagi ke tujuan awal mereka, yaitu sebagai PC yang sangat portabel, ringan dan murah. Model ini diduga untuk dirilis tahun depan, dijual dengan harga kurang dari $307. (Softpedia)

Selain produk-produk masa depan ini, Asus belakangan ini terus mengeluarkan laptop baru dengan kecepatan yang mengagumkan, mulai dari Eee PC S101 yang modis hingga laptop aneh yang datang dengan Air Ionizer hingga DVD yang mengemas keygen.