Google Rilis Chrome Beta Dengan Fitur Mirip Windows 7

Mungkin Anda bertanya-tanya mengapa Chrome kembali memasuki tahap Beta setelah sebelumnya di bulan Desember keluar dari tahap tersebut. Ya karena seperti inilah penamaan untuk sebuah versi baru dari suatu aplikasi yang harus melewati beberapa fase pengujian sebelum dinyatakan benar-benar stabil. Sejak kemarin pengguna bisa memperbaharui Chrome mereka ke versi terbaru yaitu 2.0.170.0 dengan embel-embel Beta. Chrome versi 2.0 sebelumnya sudah lama muncul, tapi hanya dapat digunakan terbatas bagi pengguna yang berlangganan developer channel.

Yang terbaik di versi beta sekarang ini adalah kecepatannya. Hasil pengujian V8 benchmark memperlihatkan peningkatan kecepatan sebesar 25% dan pengujian Sunspider benchmark membukukan hasil yang 35% lebih cepat daripada versi stabil di dev channel dan versi beta sebelumnya.

Hal baru lainnya yang bisa Anda dapatkan dari Chrome beta seperti:

  • Autoscroll – berkat versi terbaru dari WebKit, sekarang Chrome dapat bisa melakukan scroll halaman situs dengan menekan tombol di tengah tetikus.
  • Fullpage zoom – memperbesar dan memperkecil ukuran teks dari suatu situs, caranya:
    1. Klik ikon kertas
    2. Pilih Text zoom
    3. Klik Larger (Ctrl +) atau Smaller (Ctrl -) sesuai kebutuhan, untuk kembali ke ukuran semula klik Normal (Ctrl 0)
  • Form autofill – Chrome akan mengingat setiap teks yang Anda masukkan di kotak isian situs. Untuk menonaktifkannya:
    1. Klik ikon kunci inggris
    2. Pilih Options
    3. Klik tab Minor tweaks
    4. Hilangkan centang pada Save text from forms to make them easier to fill out
    5. Klik Save
  • Automatic resizing tabs – Anda pasti merasa familiar dengan fitur yang satu ini, karena memang sudah terlebih dahulu diterapkan di Windows 7 untuk memudahkan dalam mengatur penempatan jendelanya.Cara menggunakan fitur tersebut adalah dengan membuka lebih dari satu tab kemudian salah satu tab di-drag keluar dari tabbar dan arahkan kursor ke kotak hitam & abu-abu yang samar-samar muncul dan tergantung di kotak mana Anda jatuhkan tab tersebut, maka tab tadi akan berubah menjadi jendela baru dan mengatur posisi dan ukurannya sendiri secara otomatis.

Keterangan posisi jendela yang dimungkinkan:

    1. Atas dari sisi monitor: Tab akan menjadi jendela baru yang memenuhi seluruh monitor.
    2. Bawah dari sisi monitor: Tab akan menjadi jendela baru yang mengisi setengah monitor dari bagian bawah.
    3. Kanan dan kiri dari sisi monitor: Tab akan menjadi jendela baru yang akan mengisi setengah monitor dari kanan dan kiri.
    4. Bawah jendela browser: Tab akan menjadi jendela baru yang mengikuti lebar jendela awal dan menempel di bawahnya.
    5. Kanan dan kiri jendela browser, Tab akan menjadi jendela baru yang mengikuti tinggi jendela awal dan menempel di samping kanan dan kirinya.

Chrome versi Beta ini dapat Anda unduh di sini

Anda bisa menonton video bagaimana melakukan drag pada tab di browser Chrome sehingga menjadi jendela browser yang saling bersisian dengan rapih.